Home / Gas Detector / Alat Pendeteksi Gas AMTAST SPD201

Alat Pendeteksi Gas AMTAST SPD201

Alat Pendeteksi Gas AMTAST SPD201 atau gas detector adalah alat yang mendeteksi adanya kekurangan Oksigen (O2) yang merupakan kondisi berbahaya dalam banyak tanaman dan bangunan. Udara yang kita hirup adalah 20,9% oksigen oleh volume dan manusia tidak dapat berfungsi dengan baik bahkan dengan sedikit penyimpangan dari tingkat ini. Kekurangan oksigen dapat terjadi di ruang terbatas seperti manholes, terowongan, pipa, tangki penyimpanan dan kubah bawah tanah. Seringkali gas jinak seperti Nitrogen tidak akan menjadi gas berbahaya, tetapi jika gas yang mendorong oksigen keluar dari ruang, maka kekurangan oksigen menjadi bahaya.

Sebuah detektor gas adalah perangkat yang mendeteksi kehadiran berbagai gas dalam suatu daerah, biasanya sebagai bagian dari sistem keamanan. Jenis peralatan yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran gas dan antarmuka dengan sistem kontrol sehingga proses dapat secara otomatis ditutup. Sebuah detektor gas juga dapat membunyikan alarm untuk operator di daerah di mana kebocoran ini terjadi, memberi mereka kesempatan untuk meninggalkan daerah itu. Jenis perangkat ini penting karena ada banyak gas yang bisa berbahaya bagi kehidupan organik, seperti manusia atau hewan.

SPD201-M+

Fitur Alat Pendeteksi Gas AMTAST SPD201 :

  • Uji Oksigen di kantor, workshop, kereta api, bus, tambang, gunung, lemari kapal dll.
  • Dengan backlight, alarm dengan cahaya dan suara.
  • Baterai rendah mengindikasikan.
  • Mudah pengoperasian.

Spesifikasi Alat Pendeteksi Gas AMTAST SPD201 :

  • Rentang: 0 25% VOL.
  • Akurasi: ± 0,5%.
  • Power: 3 x 1.5 V baterai AAA.
  • Ukuran: 172 x 51 x 26 mm.

Untuk melihat spesifikasi lainnya, Anda dapat mengunjungi Gas Detector. Dan untuk informasi pemesanan silahkan kunjungi halaman ini.

Untuk informasi dan pemesanan produk Alat Pendeteksi Gas AMTAST SPD201, silahkan hubungi kami melalui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top